Jurnalsidik.com, ANAMBAS – Cuaca di wilayah Pulau Jemaja dalam beberapa waktu terakhir terpantau tidak menentu. Angin kencang dan gelombang tinggi kerap terjadi, sehingga menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat yang beraktivitas di laut, khususnya para nelayan.
Menyikapi kondisi tersebut, Kepala Desa Kuala Maras, Hendrika, mengimbau seluruh masyarakat Desa Kuala Maras agar lebih berhati-hati saat berlayar, menyeberang laut, maupun ketika melaut untuk mencari ikan.
“Kami mengingatkan seluruh masyarakat, terutama para nelayan, agar selalu mengutamakan keselamatan. Perhatikan kondisi cuaca sebelum berangkat ke laut dan jangan memaksakan diri jika cuaca tidak memungkinkan,” ujar Hendrika di Kuala Maras, Sabtu (30/05/2026).
Menurut Hendrika, kewaspadaan harus ditanamkan dalam diri setiap warga agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan saat menjalankan aktivitas mencari nafkah di laut.

Ia mengatakan, setelah perayaan Iduladha, sebagian besar masyarakat akan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari seperti melaut, berkebun, maupun bekerja di luar desa. Oleh karena itu, keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan.
”Pasca Hari Raya Iduladha, aktivitas masyarakat tentu kembali normal. Nelayan kembali melaut, petani kembali ke lahan pertaniannya. Untuk itu saya berharap seluruh warga selalu menjaga keselamatan dan tidak mengabaikan kondisi cuaca yang sedang kurang bersahabat,” katanya.
Hendrika juga mengajak para nelayan untuk melengkapi perlengkapan keselamatan saat melaut, serta saling mengingatkan sesama warga agar lebih waspada terhadap potensi cuaca buruk yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
“Kita berharap cuaca segera membaik dan seluruh masyarakat yang beraktivitas di laut maupun di darat selalu diberikan keselamatan dan perlindungan,” tutupnya. (Bg)


