ODP Meningkat, Kadinkes Kepri Imbau ASN Patuhi Arahan Plt Gubkepri

Shares

Jurnal Sidik.com,- KEPRI – Mengingat meningkatnya status Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kepri sebanyak ,506 orang. Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Tjetjep Yudiana merincikan, ODP di Kepri terdiri dari Batam 248 orang, Tanjungpinang 56 orang, Bintan 15 orang, Karimun 155 orang, Anamnas 5 orang, Natuna 27 orang.

Sementara 52 orang lainnya berstatus sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19. Diantaranya, Batam sebanyak 31 orang, Tanjungpinang 12 orang, Bintan satu orang, Karomun 5 orang, Anambas 2 orang, Natuna satu orang.

Kondisi terkini, jumlah pasien di Batam sebanyak 14 orang, Tanjungpinang 5 orang, Bintan satu orang, dan Karimun satu orang. Pasien PDP di Batam yang dinyatakan sehat sebanyak 17 orang, Tanjungpinang 7 orang, Karimun 4 orang, Anambas 2 orang, dan Natuna satu orang.

“Di Batam jumlah pasien yang sudah diambil sampelnya sebanyak 31 orang, sebanyak 17 orang di antaranya negatif, sedangkan sisanya masih menunggu hasil dari Kemenkes,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Tjetjep Yudiana dikantornya, senin (23/03).

Menurut Tjetjep, Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya pejabat, rentan tertular Covid-19, disebabkan aktivitasnya yang berhubungan dengan banyak pihak. Oleh itu, ASN harus lebih waspada dan menggunakan alat pelindung diri seperti masker dan cairan pencuci tangan.

“Selain itu, harus memiliki kesadaran diri untuk mengurangi perjalanan dinas ke luar daerah. Sebaiknya dihindari, dan kalau bisa tidak ke luar daerah,” terangnya.

Tjetjep menjelaskan mengenai himbauan Presiden Joko Widodo untuk mencegah penularan Covid-19. Para pejabat, kepala daerah dihimbau mengurangi pertemuan tatap muka. Untuk rutinitas pertemuan, dilakukan melalui sambungan telekomunikasi

Rapat bersama Pelaksana Tugas Gubernur Kepri, Isdianto membahas soal penanganan COVID-19 dilakukan menggunakan Tele Conference. Cara itu sangat ideal dilaksanakan juga antara pejabat dan staf pemerintahan di daerah untuk mencegah penularan COVID-19.

BACA YANG LAIN JUGA :   H. Muhammad Soerya Respationo Lakukan Tes SWAB Untuk Memenuhi Persyaratan KPU

“Plt gubernur kan sudah mengingatkan agar tidak melakukan perjalanan dinas, menghindari keramaian. Semestinya itu dilaksanakan,” ucapnya Tejtjep. (Red)

473

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *