Anambas, Jurnalsidik.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Anambas menggelar rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia (RI) ke-80 yang jatuh pada 2 September 2025. Acara berlangsung pada Rabu (27/8/2025).
Kegiatan diawali dengan upacara di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Tarempa, Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas. Usai upacara, dilanjutkan gerak jalan santai bersama dari Kantor Kejari menuju Masjid Agung Baitul Makmur.
Suasana kebersamaan terlihat dari antusiasme jajaran kejaksaan, aparatur daerah, hingga masyarakat yang ikut serta.
Setibanya di Masjid Agung Baitul Makmur, kegiatan berlanjut dengan pembukaan Pekan Olahraga (POR) yang dipusatkan di Astaka Utama masjid.
POR ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi, menumbuhkan sportivitas, sekaligus menjadi sarana menyalurkan minat dan bakat olahraga, baik bagi pegawai kejaksaan maupun masyarakat sekitar.
Sebagai penutup, Kejari Anambas menggelar Aksi Peduli Lingkungan di kawasan wisata Batu Tompek Tiga.
Kegiatan ditandai dengan pelepasan balon, pelepasan burung merpati, serta aksi bersih-bersih lingkungan yang melibatkan masyarakat setempat. Aksi ini menjadi ajakan bersama untuk menjaga kelestarian alam, khususnya di kawasan wisata yang menjadi ikon daerah.

Kepala Kejaksaan Negeri Tarempa, Dr. Budhi Purwanto, SH., MH., menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi wujud nyata pengabdian kejaksaan kepada masyarakat.
“Mari kita syukuri keindahan lingkungan Kabupaten Kepulauan Anambas dengan membersihkannya, setidaknya dimulai dari tepi pantai,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-80 bukan hanya seremoni, tetapi momentum untuk mendekatkan diri kepada masyarakat melalui kegiatan yang bermanfaat, baik di bidang olahraga, sosial, maupun lingkungan.”
Dengan mengusung tema “Transformasi Kejaksaan Menuju Indonesia Maju”, Kejari Anambas berharap peringatan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk terus menjaga solidaritas, kesehatan, dan kelestarian lingkungan.
(Agus Suradi, Jurnalsidik.com)
767 



