Jurnalsidik.com, Anambas – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas meninjau Program Pengembangan Masyarakat Budidaya Madu Lulut yang dilaksanakan Medco E&P di Desa Langir, Kamis (18/12/2025).
Peninjauan dipimpin Bupati Aneng bersama unsur Forkopimda dan OPD terkait. Kegiatan ini bertujuan melihat kesiapan sarana, proses produksi, serta dampak ekonomi program bagi masyarakat.
Bupati Aneng mengapresiasi dukungan CSR Medco E&P dan menekankan pentingnya sinergi pemerintah, aparat, dan swasta agar program berkelanjutan serta memberi manfaat jangka panjang.

Sementara itu, Hanafi dari KPPM Desa Langir menjelaskan, madu yang dibudidayakan berasal dari lebah lulut (Trigona) dan dikelola Kelompok Kaum Pitu melalui Program SUAR. Produksi awal sekitar 5 liter dalam dua bulan.
Madu dikemas 100 ml seharga Rp70.000 di peternak dan Rp80.000 melalui BUMDes, dengan 10 anggota aktif.
Ke depan, peternak berharap dukungan pengembangan vegetasi bunga agar produksi meningkat. Pemda optimistis, melalui pendampingan berkelanjutan, madu lulut Desa Langir dapat menjadi produk unggulan daerah dan memperluas pasar.
84 




