27.6 C
Indonesia
Selasa, Juni 2, 2026
BerandaBerita KepriBerita AnambasHutang Pemkab Anambas Lunas, Tahun Depan Babak Baru Pembangunan

Hutang Pemkab Anambas Lunas, Tahun Depan Babak Baru Pembangunan

‎Anambas, Jurnalsidik.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas (Pemkab Anambas) terus berupaya menuntaskan kewajiban pembayaran hutang kepada pihak ketiga. Penyelesaian hutang ini menjadi salah satu prioritas utama Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, sejak awal masa jabatannya.Rabu (24/9/2025).

Bupati Aneng mengungkapkan, pada Juli lalu total hutang Pemkab Anambas masih tersisa sekitar Rp20 miliar. Padahal saat pertama kali ia menjabat, beban hutang warisan dari kepemimpinan sebelumnya mencapai Rp95 miliar.

“Alhamdulillah, bulan depan hutang-hutang kita lunas. Dari awal menjabat sampai sekarang, kami fokus bayar hutang,” ujar Aneng saat diwawancarai di sela acara pelantikan pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Anambas, Selasa (23/9/2025).

Menurut Aneng, beban hutang yang begitu besar bukan hanya membatasi ruang gerak pemerintah daerah, tetapi juga berdampak langsung kepada masyarakat. Bahkan, beberapa tunjangan pegawai sempat ditunda atau mengalami pemotongan demi memastikan proses pelunasan hutang berjalan lancar.

‎“Kita semua bisa merasakan dampaknya. Saya sudah bilang dari awal kepada teman-teman, tahun ini kita harus ikat pinggang dulu agar tahun depan bisa bernapas lega. Alhamdulillah mereka paham dan mendukung,” jelasnya.‎

‎Fokus Pembangunan Kesejahteraan

Bupati Aneng menegaskan, penyelesaian hutang adalah langkah awal untuk menata kembali kondisi keuangan daerah. Dengan lunasnya hutang pada akhir tahun ini, Pemkab Anambas dapat sepenuhnya fokus pada pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pada tahun 2026.

‎“Beban hutang selama ini menjadi penghambat. Jika sudah lunas, program-program pembangunan dapat berjalan tanpa hambatan administrasi maupun finansial,” ungkap politisi Partai Demokrat itu.

‎Aneng juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah berhasil mendapatkan tambahan alokasi dana dari APBN untuk membiayai sejumlah proyek pembangunan. Hal ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam mempercepat kemajuan daerah kepulauan tersebut.

“Saya sering ke luar Anambas bukan untuk jalan-jalan, tapi untuk mencari dana pembangunan. Alhamdulillah, pelan-pelan mulai ada hasilnya. Tahun depan, beberapa item pembangunan kita akan didukung dari APBN,” tegasnya.


‎Butuh Dukungan Masyarakat

‎Bupati Aneng mengajak seluruh elemen masyarakat Anambas untuk turut serta mendukung jalannya pemerintahan.

‎Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci agar daerah bisa keluar dari keterbatasan dan bergerak menuju kemajuan.

‎“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Saya berharap masyarakat ikut ambil bagian, minimal dengan mendukung dan menjaga apa yang sudah kita bangun bersama,” katanya.

‎Ia juga menekankan bahwa setiap rupiah yang dikelola pemerintah adalah amanah rakyat. Dengan lunasnya hutang, Aneng memastikan tidak ada lagi alasan untuk menunda program prioritas, khususnya di sektor pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

‎“Kita harus belajar dari pengalaman ini. Hutang boleh menjerat, tapi jangan sampai membuat kita berhenti melangkah. Justru kita harus bangkit lebih kuat demi Anambas yang kita cintai ini,” tutup Aneng.

‎‎Dengan terselesaikannya hutang, Pemkab Anambas memasuki babak baru dalam pembangunan daerah. Tahun 2026 diharapkan menjadi titik balik menuju kemajuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

‎(Agus Suradi, Jurnalsidik.com)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments