19.7 C
Indonesia
Selasa, Juni 2, 2026
BerandaBerita KepriBerita AnambasPasar Murah Disperindag Anambas, Murahnya Hingga Rp10 Ribu

Pasar Murah Disperindag Anambas, Murahnya Hingga Rp10 Ribu

Anambas, Jurnalsidik.com — Guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindag) Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar pasar murah di Pasar Desa/Pelabuhan Desa Tarempa Barat, Kecamatan Siantan, Rabu (6/8/2025).

Kepala Disperindag Anambas, Masykur, menjelaskan pasar murah ini akan dilaksanakan secara rutin di beberapa titik, dengan jadwal setiap minggu atau dua kali dalam sebulan.
‎“Untuk saat ini kami fokus dulu di tingkat kabupaten. Ke depannya, rencana pasar murah akan menyasar seluruh 52 desa. Kami akan berkoordinasi dengan perangkat desa untuk pelaksanaannya,” ungkapnya.

Pada pasar murah kali ini, sejumlah bahan kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih terjangkau dibanding harga pasar. Misalnya, beras SPHP 5 kg yang di pasaran seharga Rp65.000 dijual Rp58.000, ayam beku dari Rp42.000/kg menjadi Rp37.000/kg, telur ayam dari Rp62.000/papan menjadi Rp57.000/papan, minyak goreng Bimoli 2 liter dari Rp45.000 menjadi Rp41.000, gula pasir dari Rp18.000/kg menjadi Rp16.000/kg, dan bawang putih dari Rp45.000/kg menjadi Rp35.000/kg.

Disperindag juga menyiapkan stok cukup besar untuk kegiatan ini, di antaranya 2 ton beras (400 kantong @5 kg), 500 kg gula pasir, 600 liter minyak goreng, 5 ton ayam beku, 250 papan telur, dan 100 kg bawang putih. Kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB hingga sore hari, dan akan bergeser ke titik atau desa lain pada pekan depan.

Menurut salah satu ibu rumah tangga pengunjung, Hasanah, pasar murah ini sangat membantu menghemat pengeluaran rumah tangga.

“Prinsipnya, pasar murah ini untuk membantu masyarakat mendapatkan harga kebutuhan pokok yang lebih terjangkau, namun tetap menjaga keseimbangan agar tidak merugikan pedagang di pasar,” tutup Masykur.

Sementara itu, Ahmad, seorang nelayan yang juga ikut berbelanja, mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut.
‎“Harga-harganya memang beda jauh sama di pasar biasanya. Apalagi sekarang harga barang di luar lagi naik, jadi lumayan meringankan. Kalau bisa kegiatan seperti ini jangan cuma sekali-sekali, tapi rutin,” ujarnya.

‎“Prinsipnya, pasar murah ini untuk membantu masyarakat mendapatkan harga kebutuhan pokok yang lebih terjangkau, namun tetap menjaga keseimbangan agar tidak merugikan pedagang di pasar,” tutup Masykur.

‎(Agus Suradi, Jurnalsidik.com)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments