Satu Malam Dua Penangkapan di Anambas, Buronan Penipuan Asal Dumai dan Tersangka Pembunuhan
Anambas, Jurnalsidik.com — Malam di Kabupaten Kepulauan Anambas mendadak mencekam. Dalam satu malam yang sama, aparat kepolisian berhasil mengungkap dua kasus besar sekaligus — penangkapan dua buronan penipuan asal Dumai serta seorang tersangka pembunuhan pegawai Kantor Imigrasi Tarempa.
Penangkapan pertama dilakukan terhadap Steven dan Victor, dua buronan kasus penipuan dan penggelapan miliaran rupiah di salah satu perusahaan sawit di Kota Dumai, Riau. Setelah buron sejak September, keduanya memilih Desa Tarempa Selatan, Anambas, sebagai tempat pelarian dan bersembunyi di dalam hutan untuk menghindari kejaran polisi.
Tim gabungan Polres Dumai dan Polres Kepulauan Anambas sempat kesulitan melacak keberadaan kedua pelaku karena mereka berpindah-pindah tempat di hutan.
Namun berkat laporan warga yang melihat dua orang mencurigakan keluar dari arah hutan untuk membeli makanan di Dusun Rintis, petugas akhirnya berhasil menangkap keduanya pada Selasa malam (21/10/2025).
“Pelaku tampak kelelahan dan kelaparan saat diamankan. Setelah pemeriksaan awal di Polres Anambas, mereka langsung diberangkatkan ke Pekanbaru untuk proses hukum lebih lanjut,” ungkap Yudhi, anggota Tim Jatanras Polres Dumai.
Tak berselang lama dari penangkapan itu, Polres Kepulauan Anambas bersama Polsek Siantan kembali melakukan operasi dan berhasil mengamankan seorang warga berinisial ASM di Kampung Baru, RT/RW 02-02, Kelurahan Tarempa, sekitar pukul 00.34 WIB.

Informasi yang dihimpun Jurnalsidik.com menyebutkan, ASM merupakan warga Desa Tarempa Barat yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan pegawai Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarempa, Harsyad (53), yang terjadi pada Jumat (17/10/2025). Kini, ASM telah ditetapkan sebagai tersangka dan tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh pihak kepolisian.
Kasat Reskrim Polres Anambas, AKP Bambang Sutmoko, membenarkan adanya dua penangkapan besar tersebut. Ia menegaskan bahwa jajaran kepolisian akan terus memperketat pengawasan, terutama di wilayah perbatasan dan daerah pesisir yang rawan dijadikan tempat persembunyian pelaku kejahatan lintas daerah.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap pendatang baru yang tidak memiliki identitas jelas. Jika melihat aktivitas mencurigakan, segera laporkan ke pihak berwenang. Keamanan Anambas adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas AKP Bambang.
Dua penangkapan besar dalam satu malam ini menjadi bukti kesigapan Polres Kepulauan Anambas dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Masyarakat diimbau tetap tenang namun waspada, serta terus menjalin kerja sama dengan aparat demi terciptanya Anambas yang aman dan kondusif.
(Agus Suradi, Jurnalsidik.com)
1278 



