Soerya Respationo Meletakkan Batu Pertama Pembangunan Balai Adat Aceh

Shares

Jurnalsidik.com, Tanjungpinang – Calon Gubernur Kepri Muhammad Soerya Respationo mengajak bergotong royong dalam menyiapkan pembangunan gedung Balai Adat Aceh bertempat di Melayu Kota Piring, Kota Tanjungpinang.

Hal itu dikatakannya seiring diberi kehormatan untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung tersebut, Minggu (11/10).

Soerya menegaskan, hadirnya ia bukan untuk sosialisasi atau pun kampanye, melainkan dirinya juga bagian dari keluarga Aceh.

Sambutan Soerya Respationo pada saat Peletakan batu pertama pembangunan gedung rumah adat Aceh

Kenapa saya bilang gitu. Karena besan saya dan menantu saya salah satu pengurus warga Aceh,” ungkapnya.

“Besan saya orang Aceh, menantu dan anak juga pengurus Persatuan Masyarakat Aceh (PERMASA) Kepri. Untuk itu, mari kita bersama-sama gotong royong dalam pembangunan gedung ini agar cepat selesai dan paling tidak terbangun 2 lantai,” ujarnya disambut tepuk tangan warga asli Aceh yang telah menetap di Tanjungpinang.

“Gotong royong itu juga bisa dalam bentuk, yang punya uang, berikan uang, yang punya pikiran dan tenaga sumbangkan apa yang bisa, sehingga tidak hanya peletakan batu pertama, tapi sampai ke batu terkahir hingga pengecatan,” ujar Soerya menambahkan.

Acara peletakan batu pertama itu dihadiri oleh puluhan dan pengurus Persatuan Masyarakat Aceh (Permasa) Tanjungpinang-Bintan, dan Kepri.

Perwakilan pengurus Permasa Provinsi Kepri, Tengku Munawar mengucapkan rasa syukur atas kehadiran Soerya Respationo di tempat ini.

Ia mengungkapkan, warga Aceh yang telah menetap disini sudah lama berkeinginan untuk membangun balai adat ini.

“Dengan cara mengumpulkan uang kas Rp 20 ribu perbulan per KK warga Aceh, dengan jumlah warga Aceh Tanjungpinang-Bintan sebanyak 445 KK. Tapi sudah lama tidak terkumpul banyak. Kini alhamdulillah bisa dimulai pembangunannya,” ungkapnya.

BACA YANG LAIN JUGA :   Keakraban H. Muhammad Soerya Respationo dengan Masyarakat Terpancar Saat Aksi Sosial

Menurutnya, nanti bila telah terbangun balai adat ini, pihaknya akan pergunakan untuk kegiatan segala kegiatan positif, seperti pengajian dan lainnya.

Turut hadir di peletakan batu pertama pembangunan gedung itu, yakni Ketua Komisi III DPRD Kepri, Widiastadi Nugroho dan Ketua Fraksi PDIP DPRD Kepri, Lis Darmansyah. (*)

 

586

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *