Desa Genting Pulur Butuh Sinyal Memadai Guna Meningkatkan SDM Warganya

Shares

Anambas – Pemerintah Desa (Pemdes) Genting Pulur Kecamatan Jemaja Timur Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) yang di pimpin oleh Bambang Asmara selaku Penjabat Antar Waktu (PAW) Kepala Desa (Kades) masa jabatan 2019-2024 memiliki banyak program untuk membangun  desa.

Salah satu program dari Kades Genting Pulur yang juga mantan seorang wartawan tersebut adalah dengan memberikan pendidikan kursus bahasa ingris untuk warganya.

Kursus bahasa Inggris, dinilai Bambang sangat penting dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas dan membentuk generasi siap saing di dunia pariwisata. Kegiatan kursus rencana akan dilaksanakan tahun 2021 ini. Dalam pelaksanaannya, akan bekerja sama dengan salah satu yayasan pulau bawah.

“Insyaallah, dalam tahun ini kami akan berkerja sama dengan pihak yayasan pulau bawah untuk memberikan pelajaran bahasa inggris kepada warga yang masih bersekolah di tingkat SD, SMP dan SMA.” sebut bambang.

Namun untuk merealisasikan itu semua, Desa Genting Pulur perlu didukung kualitas Sinyal internet yang memadai, agar selama berjalanya kursus tersebut bisa diterima warga dengan maksimal.

Demi memperjuangkan apa yang menjadi cita cita dirinya untuk kemajuan masyarakat desa,  Bambang juga berkoordinasi dengab Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) melalui Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Anambas agar bisa meningkatkan koneksi internet di wilayahnya.

“Saya telah menemui Diskominfotik Anambas agar dapat menigkatkan kualitas internet di wilayah kita, namun dari pihak mereka menyarankan agar saya mengeluarkan surat permohonan untuk ditujukan kepada Pemda atau Pemerintah Pusat,” kata Bambang, Kamis (29/04/2021).

Kendati demikian, Bambang sangat berharap kepada pemda maupun provider terkait dapat memfasilitasi apa yang di butuhkan oleh mereka, demi kemajuan anak negri yang berada di pelosok desa.

BACA YANG LAIN JUGA :   Rapat Bersama Dinkes KKA, Rudi : Soal Kesehatan Semua Elemen Harus Terlibat

“Jadi jika pemerintah pusat ataupun provider tidak bisa memberikan apa yang kami harapkan, maka program kami tidak bisa berjalan seperti apa yang kami harapkan,” ungkap Bambang.

Sumber :Anambaspos.co.id

528

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *