Anambas, Jurnalsidik.com — Keindahan malam di kawasan Masjid Agung Baitul Ma’mur Tarempa kini tak lagi sempurna. Sejumlah lampu hias menara masjid, yang biasanya menjadi daya tarik utama kota, tampak rusak dan padam.
Huruf-huruf yang seharusnya bersinar terang kini terlihat tidak utuh, sehingga mengurangi pesona ikon keagamaan dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas.
Kerusakan ini bukan hal baru. Awalnya, dua unit lampu hias dilaporkan terbakar saat momen Idul Fitri sekitar enam bulan lalu. Namun, jumlah kerusakan kini bertambah menjadi enam unit. Sayangnya, hingga saat ini belum ada perbaikan yang dilakukan.
“Sayang sekali, masjid ini kan jadi pusat perhatian warga dan pengunjung. Kalau lampunya rusak begini, kesannya kurang terawat,” ujar ikhsan salah seorang warga Tarempa, Kamis (16/10/2025).
Pengurus Masjid: Perbaikan Lampu Menara Bukan Wewenang Kami
Saifudin, petugas pengurus kemakmuran dan tata tertib masjid, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa perawatan lampu menara bukan tanggung jawab langsung pengurus.
“Kalau bersih-bersih atau lampu dalam utama terbakar, baru kami bisa backup. Tapi kalau lampu hias menara, itu di luar wewenang kami,” ujarnya.
Ia juga menyebut, selain lampu menara, terdapat sekitar 25 titik kerusakan lain di lingkungan masjid, seperti plafon yang lepas, besi penutup parit lingkar utama, hingga beberapa lampu dalam yang tidak berfungsi.
Menurutnya, harga satu unit lampu menara cukup tinggi, yakni sekitar Rp 8 juta, sehingga sulit diperbaiki hanya dengan dana kas masjid.
Pemerintah Siapkan Anggaran Perbaikan
Kabar baik datang dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kepulauan Anambas. Kepala Bidang Cipta Karya, Doni, memastikan bahwa perbaikan lampu hias masjid sudah masuk dalam rencana kerja.
“Perbaikannya dalam proses dan sudah ada perencanaannya. Nanti kita hanya mengganti beberapa lampu yang rusak saja, bukan semuanya, karena sistemnya satu rangkaian,” jelas Doni.
Perbaikan ini akan menggunakan dana APBD dan dijadwalkan mulai Desember 2025, saat material telah tiba. Selain lampu menara, sejumlah fasilitas lain juga akan diperbaiki, seperti plafon roboh, papan nama, dan lampu taman. Total anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp100 juta.
“Dari seratus juta itu, kita bagi untuk beberapa pekerjaan lampu taman, plafon, papan nama, dan lampu menara. Kalau ada yang harus diganti baru, kita ganti baru,” tambahnya.
“Pemeliharaan masjid ini rutin kita lakukan.”
Harapan Masyarakat
Masyarakat berharap perbaikan dapat segera terealisasi. Masjid ini bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga simbol kota yang menjadi pusat kegiatan keagamaan dan wisata religi di Anambas.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai waktu pasti pelaksanaan perbaikan. Namun, pemerintah daerah memastikan prosesnya akan dimulai pada akhir tahun ini.
(Agus Suradi,jurnalsidik.com)
886 



